Menyapa Tuhan Tanpa Imbalan


Tuhan, aku tau banyak orang yang menyapamu, entah karena rindu padamu,
atau menginginkan imbalan surgamu. Tuhan aku hanya ciptaanmu, yang
berlumuran dosa, dan tak pernah diam untuk mencari ridhoMu, Engkau
yang tak pernah ada dalam bentuk, tapi, selalu ada dalam lubuk hatiku
paling dalam,

Oh Tuhan ....... Pantaskah aku menyapamu walapun aku tak pernah
meminta imbalan secuil pun dariMu. Mungkin bagiku meminta imbalan
surga dariMu, adalah caraku mengkhianatiMu, caraku menyekutukanMu
dengan surgaMu, mungkin jika aku meminta surgaMu, yang ku sembah bukan
Engkau, namun surga.

Tuhan, aku slalu menangis setiap malamku, aku takut, karena Engkau tak
pernah membutuhkan aku, tapi aku yang membutuhkanMu, aku takut Tuhan,
aku kadang menghakimi umatmu, seperti Engkau menghakimiNya.

Tuhan, dalam malamku, aku mencoba masuk dalam ruang yang sunyi, ruang
yang sepi, ruang rindu yang aku jadikan ruang untuk menyapamu, ruang
yang penuh rindu dan kehangatan pelukan kasihmu, tapi aku tak pernah
meminta imbalan apapun, aku hanya ingin berintim bersama kesunyianku
dengaMu.

Tuhan, air mata yang menetes dalam keheningan malamku adalah air mata
kerinduan dan air mata pelukan hangatku padaMu, walapun aku tak pernah
tau apa balasanmu, tapi aku slalu mengangap ketenangan jiwa itu adalah
pelukan hangatmu.

Oh Tuhan, kadang aku frontal saat menjalankan perintahMu, aku slalu
mengangap kamu adalah pacarku yang tak mungkin bisa ku sentuh, tapi
kehadiranMu bisa ku rasakan dalam ketenangan jiwaku, bahwa Kau ada
dalam lubuk hatiku.

Tuhan, maafkan aku dengan kelalaianku, saat aku lupa denganMu, dengan
aku mencintai ciptaanmu, tapi Tuhan, aku tak akan pernah lupa menyebut
namamu dalam hatiku, walapun tak akan ada satu orang pun yang, tau
bahwa, namamu terukir indah dalam hatiku.

Oh Tuhan, maafkan saudara-saudaraku yang slalu berdoa demi imbalan
surgaMu, aku tau, surga hanya milikMu, dan tiada satu pun akan
menikmati surgamu tanpa melalui izin dariMu,
Tuhan, maafkan sikap frontalku, maafkan juga saudara-saudarku yang
slalu menghakimi, mengkafirkan umatmu yang berbeda agama. Buhkankah
semua agama kau ciptakan untuk menyembahMu, walapun harus beda dalam
penyebutan namamu, Tuhan.

Tuhan, izinkan aku slalu menyapaMu, aku hanya ingin ruang keheningan,
ruang dimana aku bisa memelukMu, bisa berintim bersamaMu, aku
menyapaMu tidak menginginkan imbalan suatu apapun, tapi hanya ingin
kebersamaan denganmu, Tuhan.

Oh Tuhan ....... Aku dan semua umatmu belum bisa sepertimu, yang Maha
Ghaffar dan Maha Shabuur, kami umatmu yang masih penuh kekurangan,
yang penuh dosa, yang penuh salah, izinkan aku menyapamu dan berikan
maafku untukku Tuhan.

Tuhan, berkenankan aku menyapamu dan berkenankan aku bisa memelukmu
walapun hanya sedetik saja.


Penulis: Ari Kimura

Mencintai tanpa Dicintai

Menyapa malam tanpa bintang, menyapa dirimu tanpa balasan, inilah
cinta yang tak pernah terbalas, cinta yang tak pernah mengalami cinta
yang sempurna, menikmati malam minggu tanpa kekasih. Menikmati malam
minggu dengan secangkir kopi.

Lebih enak menikmati malam minggu tanpa kekasih, karena dia
benar-benar jomblo, bukan mengaku punya pacar tapi menikmati malam
minggunya tanpa kencan atau sms/wa/bbm dari pujaan hati, itu sangat
menyakitkan lhoo … bagaimana tidak, cintanya bertebuk sebelah tangan.
Kita mengaku cinta tapi dia tak pernah mengaku cinta pada kita. Hmm
sakitnya tu disini. Nunjuk jidatt … :D.

Aku pernah nulis kisah sendiri di artiikel yang judulnya "sendiri" nah
di artikel itu aku bicara tentang kesendirianku, disini mungkin akan
bicara tentang cinta bertepuk sebelah tangan. Anggap aja cinta kepada
orang hebat, seperti ngefans ke seorang cewek, yang dia tak pernah tau
kalau kita mencintai. Sepertii aku mencintai Yuka Tamada yang dia tak
pernah tau, #Plak #Glodak. Hehehehehe.

Mungkin kita takut untuk mengungkap, takut juga kalau kita ditolak.
Tapi lebih takutnya kita tak sadar diri siapa sech yang kita cintai,
sebandingkah dengan kita? Hmm … , tapi cinta tak pernah tanya siapa
kamu, anak siapa kamu, ini bukan jaman majapahit bukan pula jaman
sinetron-sinetron yang kaya dengan yang kaya.

Tirulah cintanya Rama ke Shinta, Rama tak pernah mencintai Shinta
karena namanya, karena kecantikannya, tapi Rama mencintai Shinta
karena Perllaku Shinta. Walapun Shinta sempat 3 kali menganti namanya
tapi Rama tetap kukuh mencintainya. Adakah orang - orang yang benar-
benar mencintai karena zhat/perilaku? Hmm … , sekarang mencintai
karena kecantikan, karena ini itu, tak pernah melihat seperti apa
perilakunya. Tapi ya itulah yang namanya cinta. Kita bisa
mendevinisikan cinta menurut kita masing - masing terserahh kalian
semua.

Isssttttthhhh … … jeda sebentar kita nikmatin secangkir kopi toraja
yang ada di depan mata.
Bagaimana kita mengangap dia cinta tanpa kita mempelajari apakah dia
mencintai kita denga sungguh², jangan pernah menaruh perasaan
dengannya jika dia tak pernah merespon kita. Ini kunci awal mblo yang
perlu kalian lakukan saat dekat dengan target. Selanjutnya kalian
kasih perhatian kepadanya, apakah dia merespon? Kalau iya, jangan GR
dulu jangan² dia hanya mengangapmu kakak/sahabat. Terkadang disini
yang menyakitkan. Huehuehuehue satu kata dariku JANCUUUK.

Terkadang kita terlalu percaya diri kepada diri kita sendiri, kalau
dia benar² cinta. Tapi ternyata dia tak pernah mencintai kita.
Bagaimana sech caranya biar tau, kalau dia benar² cinta pada kita?.
Cuekin seakan2 kalian tidak merespon, bagaimana reaksi dia. Kalau dia
tanya kenapa sech kamu, itu sinyal kalau dia sudah menempatkan dirimu
di dalam hatinya. Tapi itu semua bisa juga hanya sebuah modus belaka.
Sekarang itu susah membedakan mana modus dan mana yang tulus. Yang
tulus aja kadang hanya modus, tapi yang modus bisa jadi tulus broo.
Cintai itu paradoks, cinta itu membangkitkan, tapi cinta itu membunuh.
Jika cinta kalian tak terjawab atauu kalian mencintai tanpa dicintai
Itu sudah resiko mbloo … seng sabar mblo, banyak² berdoa sapa tau
dalam doamu di jawab ma Tuhan seluruh alam.

Udah ah, mau lanjutin ngopi ma rokok. Sekian dan Terima Kasih. …


Penulis: Ari Kimura

TRANSLITE

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : KIM

Pengikut

total

Visitor

free counters
Copyright © Catatan Ari Kimura. All rights reserved. Template by CB